Tim ECOBIN dari Teknik Elektro Universitas Lampung (Unila) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Pada ajang Kuantan International Invention & Innovation Challenge (KIIIC) 2025 di Malaysia, mereka berhasil meraih Silver Medal (ACE Innovator) berkat inovasi bertajuk IoT-Based Smart Waste Monitoring System Prestasi ini menjadi bukti bahwa ide kecil tentang kebersihan lingkungan dapat berkembang menjadi solusi teknologi yang berdampak besar bagi masyarakat.
Inovasi ECOBIN: Solusi Cerdas untuk Permasalahan Sampah
ECOBIN hadir sebagai sistem pemantauan tempat sampah berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu:
- Memantau volume sampah secara real-time,
- Memberikan notifikasi otomatis ketika kapasitas hampir penuh,
- Mengoptimalkan rute pengangkutan sampah,
- Mengurangi potensi penumpukan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Inovasi ini dapat diimplementasikan pada kawasan kampus, perumahan, pusat perbelanjaan, hingga mendukung pengembangan Smart City. Keberhasilan ini diraih oleh tim yang beranggotakan:
- William Sahala Natanael M.
- Anastasia Citra Negara
- Eugina Grasela Maia
- Anggun Azqiyah Azzahra
Dengan dukungan kolaborator:
- Asha Diarti
- Azareel Cristian Caesar Ginting
Melalui kerja keras, pengembangan ide, dan pengujian prototipe, tim ini berhasil meyakinkan juri internasional bahwa ECOBIN memiliki potensi implementasi nyata dan nilai keberlanjutan lingkungan yang tinggi. Raihan Silver Medal di KIIIC 2025 menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Elektro Unila mampu bersaing di tingkat global melalui inovasi yang relevan dan aplikatif. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menciptakan karya yang bermanfaat dan memiliki dampak sosial luas.
#HIMATRO
#UNILA
#TEKNIKELEKTRO
#HIMATRO2025
#KABINETAKASHMA
